Ketika seseorang dalam kondisi yang mengenakkan dan punya banyak peluang untuk memperoleh keuntungan dengan cara mengambil hak orang lain, baik berupa barang, uang maupun bentuk lain, tak banyak pula orang yang dapat mengendalikan dirinya. Seperti kata bang napi yang sangat populer sebagai slogan disalah satu TV swasta nasional ditanah air yaitu “Kejahatan bisa datang bukan karena niat pelaku tapi juga karena ada kesempatan”. Karena tawaran untuk memperkaya diri lebih membutakan hati nurani ketimbang mendengarkan suara hati.
Banyak orang mengsalah artikan suara hati, tidak semua orang peka terhadap suara hatinya. Bahkan beberapa orang menganggap keinginan yang menggebu, meluap-luap, hawa napsu, keinginan untuk mendapatkan sesuatu karena sudah sangat mendesak baik untuk pemuas diri maupun gengsi semata disebutnya dengan suara hati. Hal ini adalah salah kaprah karena justru kalau kita peka akan menyatakan sangat bertentangan dengan suara hati. Suara hati merupakan suara yang datang dari Tuhan, berupa kebenaran dalam kasih. Agama manapun pasti mengajarkan kita untuk untuk berbuat baik, mengindahkan norma yang berlaku dalam agama dan masyarakat yang tentunya berdasar pada suara hati.
Dijaman sekarang yang katanya sudah era globalisasi banyak orang yang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Uang adalah segalanya, ketika orang tidak punya uang ia akan berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkannya. Demikian pula sebaliknya ketika orang sudah bergelimang uang ia akan memanfaatkan uang untuk mendapatkan apapun sesuai keinginannya.
Tidak sedikit pula kejadian disaat pemilu atau pemilukada contohnya. Kandidat calon tertentu yang merasa punya uang dapat membeli suara untuk mendukung dirinya dalam memuluskan menduduki jabatan tertentu dengan berharap uang yang dikeluarkan bisa kembali saat ia menjadi pejabat nantinya. Berarti untung double dong..... Walaupun kalau dilihat juga tidak semua orang menempuh jalan itu untuk memuluskan langkahnya dalam pemilu. Masih ada yang menggunakan suara hatinya, bahkan membawa misi penting yaitu ingin mengakomodasi dan memperjuangkan aspirasi dari masyarakatnya yang akan diwakilinya.
Hidup adalah pilihan, pilihan bagi anda setiap orang untuk menjalaninya menggunakan metode, cara dan jalan apapun yang menurut anda yakini. Mudah - mudahan kita tidak salah memilih dan semoga kita disadarkan untuk semakin peka dalam mendengarkan suara hati yang telah dianugerahkan Tuhan kepada kita.


